Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Akurat

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Akurat

Orang hamil pasti sering kali mendapat pertanyaan tentang usia kehamilan kandungannya dari masyarakat sekitar. Oleh beberapa orang pertanyaan ini terkadang menajdi ironi ketika dijawab dengan jujur. Sebab masih banyak orang yang belum tahu cara menghitung usia kehamilan.

Usia kehamilan sering kali berbeda dengan kondisi sebenarnya. Sehingga rawan memicu masalah atau polemik dalam rumah tangga atau masyarakat sekitar yang belum teredukasi akan hal ini. Sering kali. Sering kali seorang wanita dianggap telah hamil diluar nikah gara-gara usia kehamilannya lebih besar daripada usai pernikahan.

Cara mengetahui Usia Kehamilan

sumber: https://www.hipwee.com

Pada umumnya pasangan suami istri akan pergi ke dokter untuk memeriksa kesehatan serta untuk mengetahui usia kehamian. Namun tidak sedikit pula yang jarang atau bahkan tidak melakukan hal tersebut. Pada umumnya mereka tidak pergi ke dokter untuk memeriksakan kandungan karena tidak memiliki biaya atau belum ada waktu untuk melakukan hal ini.

Maka bagia anda ibu hamil atau pasangan suami istri yang belum sempat atau tidak bisa pergi ke dokter kandungan. Terdapat beberapa cara menghitung usia kehamilan yang bisa anda praktekan sendiri di rumah, metode ini mudah dan hasilnya juga akurat.

1. Pemeriksaan USG

sumber: http://rsudgambiran.com

Ultrasonography atau masyarakat kita lebih mengenalnya dengan istilah USG adalah sebuah alat yang bisa digunakan untuk pemeriksaan (membuat gambar pencitraan) organ-organ tubuh dalam secara aman (tanpa ada efek radiasi).

Prinsip kerja USG menggunakan gelombang suara dengan frekuensi tinggi yang tidak dpat didengar oleh telinga manusia. Karena bisa membuat gambar pencitraan organ dalam tubuh manusia, maka USG dinilai sebagai cara menghitung usia kehamilan yang paling efektif dan jitu.

Pemeriksaan USG bisa dilakukan oleh ibu hamil atau pasangan suami istri dengan datang langsung ke tempat prakter dokter kandungan, atau ke tempat praktek bidan-bidan khusus yang memang sudah menyediakan layanan pemeriksaan medis ini.

Tindakan medis ini dipilih oleh kebanyakan wanita hamil karena bisa memberikan hasil dengan tingkat keakurasian mencapai 95%. Yang lebih menariknya lagi, USG model terbaru bahkan bisa memberikan tampilan pencitraan janin dalam bentuk 2 dimensi, 3 dimensi, dan 4 dimensi.

Penghitungan usia kandungan mengunakan USG biasanya dilakukan menggunakan 2 metode, yaitu USG transvaginal dan USG transabdominal. Kedua metode tersebut dilakukan sesuai dengan kondisi kandungan ibu hamil.

Pemeriksaan perhitungan usia kehamilan menggunakan USG transvaginal dilakukan melalui jalan lahir pada organ intim pada waktu awal-awal kehamilan. Sedangkan USG transabdominal , biasanya dilakukan melalui dinding perut ketika bayi dalam kandungan sudah mulai tumbuh membesar.

Dari kedua metode tersebut, masyarakat lebih familiar dengan USG transabdominal, dimana kita bisa melihat bentuk dan pergerakan janin secara jelas di dalam kandungan.

2. Metode Perhitungan Kalender (Rumus Naegele)

sumber: https://apkpure.com

Cara menghitung usia kehamilan menggunakan metode ini,  mengharuskan anda tahu terlebih dahulu mengenai siklus haid anda. Metode ini akan memberikan hasil yang lebih presisi apabila digunakan oleh wanita yang memiliki siklus haid teratur, seperti setiap 28 hati atau 30 hari.

Perhitungan usia kandungan menggunakan metode kalender mengacu pada dua hal:

  1. HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)
  2. HPL (Hari Perkiraan Lahir)

Berdasarkan data diatas, dapat diasumsikan  bahwa hari pertama haid terakhir (HPHT) merupakan hari pertama kehamilan.Sehingga dengan mengetahui HPHT, dokter atau anda pun bisa menghitung usia anin dalam rahim.  Biasanya dokter berasumsi bahwa pembuahan (K=konsepsi) terjadi pada hari ke 14 dari awal menstruasi.

Jika anda mempunyai siklus menstruasi yang teratur (setiap 28 hari sekali), maka anda bisa menggunakan rumus Neagele untuk menghitung Hari perikiraan lahir (HPL).

Langkah perhitungan kalender (rumus Neagele)

  1. Tanggal hari pertama haid terakhir ditambah 7 (HPHT +7)
  2. Bulan hari pertama haid terakhir dikurangi 3 (HPHT -3)
  3. Tahun hari pertama haid terakhir ditambah 1 (HPHT +1)

Contoh:

  1. HPHT (hari pertama haid terakhir) 16 Agustus 2017
  2. Tanggal HPHT (hari pertama haid terakhir) 16+7 = 23
  3. Bulan HPHT (hari pertama haid terakhir) 8-3=5
  4. Tahun HPHT (hari pertama haid terakhir) 2017+1=2018
  5. Dari perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa perkiraan kelahiran adalah 23 Mei 2018

Langkah penerapan rumus Neagele sedikit berbeda ketika HPHT (hari pertama haid terakhir) tidak bisa dikurangi. Contoh HPHT (hari pertama haid terakhir) yang tidak bisa dikurangi adalah bulan januari, sebab 1-3 = -2. Maka perhitungan rumus Neagele cukup dengan bulan hari pertama haid terakhir ditambah 9 tanpa tahun ditambah (bulan HPTP +9 dan tahun tetap). Rumus perhitungannya menjadi seperti berikut.

  1. Tanggal hari pertama haid terakhir ditambah 7 (HPHT +7)
  2. Bulan hari pertama haid terakhir ditambah 9 (HPHT +9)
  3. Tahun hari pertama haid terakhir (HPHT) tetap

Contoh:

  1. Hari pertama haid terakhir (HPHT) 20 Januari 2017
  2. Tanggal hari pertama haid terakhir (HPHT) 20+7=27
  3. Bulan hari pertama haid terakhir (HPHT) 1+9=10
  4. Tahun hari pertama haid terakhir (HPHT) 2017
  5. Dari perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa perkiraan kelahiran adalah 27 Oktober 2017

Kemudian untuk menentukan usia kandungan, cukup dengan menambahkan hari pertama haid terakhir (HPTP) anda. Seperti ketika hari pertama haid terakhir (HPTP) anda adalah tanggal 16 agustus 2017 maka bulan pertama kelahirnnya adalah 16 september 2017.

Metode perhitungan kalender ini sebenarnya mudah dalam penerapannya, sayanganya tidak semua ibu hamil ingat akan jadwal menstruasinya. Selain itu, setiap wanita juga kebanyakan tidak memiliki siklus mentruasi yang teratur, disamping waktu masa ovulasi yang berbeda-beda setiap wanita.

3. Deteksi Gerakan Janin

sumber: http://infokehamilansehat.blogspot.co.id

Metode deteksi gerakan janin adalah metode yang dianggap paling mudah untuk digunakan oleh masyarakat umum. Sayangnya hasil keakuratannya dipastikan tidak bisa 100% untuk menentkan umur kandungan, namun masih cukup akurat untuk mendeteksi terjadinya kehamilan pada wanita.

Perhitungan usia kehamilan dalammetode ini dilakukan dengan cara merasakan gerakan janinyang ada dalam rahim anda. Umur kehamilan dipastikan sudah masuk minggu 18 hingga minggu 20 ketika anda dapat merasakan janin anda di dalam rahim telah dapat bergerak.

Namun perlu digarisbawahi. Bahwa perkiraan rentang usia kandungan antara 18 -20 minggu tersebut hanya dikhususkan bagi mereka yang baru pertama kali hamil. Sedangkan bagi mereka yang sebelumnya pernah hamil, maka tanda-tanda hamil tersebut diartikan bahwa usia kandungan telah memasuki minggu ke 16 atau ke 18.

4. Kalkulator Kehamilan

sumber: http://www.adrianadian.com

Cara lain yang bisa digunakan untuk menentukan umur kehamilan dan cukup mudah untuk digunakan serta memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi adalah dengan menggunakan bantuan kalkulator kehamilan.

Kalkulator kehamilan sangat mudah digunakan. Bahkan sekarang juga trdapat banyak jenis kalkulator kehamilan yang dapat dipakai secara gratis, sehingga semakin memudahkan anda karena banyak pilihannya dan tidak perlu bayar.

Dalam penggunaannya, kalkulator kehamilan membutuhkan input atau masukkan 2 data berikut untuk mendapatkan hasil perkiraan usia kehamilan anda.

1.Data periode menstruasi

2.Data HPHT atau hari pertama haid terakhir

Setelah kedua data tersebut diatas sudah anda peroleh, maka tinggal input atau masukkan data ke dalam aplikasi. Masukkan tanggal, bulan, dan tahun hari pertama haid terakhir Anda (HPHT) dan juga siklus haid Anda.

Setelah data-data diisi dengan benar, maka kalkulator akan memberikan hasil prediksi usia kehamilan anda sekaligus prediksi hari kelahiran buah hati anda.

5. Mengukur Tinggi Puncak Rahim (Sistem Fundus Uteri)

sumber: https://duniabidan.com

Cara menghitung usia kehamilan dengan mengukur tinggi pincak rahim dilakukan dengan cara menghitung jarak dari tulang kemaluan Bunda hingga bagian puncak rahim (dundus uteri) yang menonjol pada bagian perut.

Anda bisa menggunakan bantuan pita ukur, tali maupun alat bantu ukur lainnya. Metode ini bisa anda lakukan ketika sudah melalui pemeriksaan perabaan (palpasi),  atau ketika usia kehamilan sudah menginjak minggu ke 22 hingga minggu ke 24.

Jangan remehkan metode fundus uteri ini, hanya karena terlihat sederhana, Metode mengukur tinggi puncak rahim ini bisa memberikan hasil perkiraan yang sangat akurat ketika dilakukan oleh orang yang kompeten, seperti oleh bidan atau dokter kandungan.

Usia kandungan semakin tua dan semakin mendekati masa-masa hari kelahiran ketika hasil angka perhitungan yang diperoleh semakin besar. Untuk menambah pemahaman kita tentang cara mengukur tinggi puncak rahim, mari kita simak penjelasan tutorial lengkap berikut ini:

6. Metode Kalender Hamil Putar

sumber: http://irnawatimalik.blogspot.co.id

Metode kalender putar adalah alat yang bisa dibilang paling cocok digunakan oleh ibu hamil yang tidak mau direpotkan serta dipusingkan dalam hal menentikan dan menghitung usia kandungan secara mandiri.  Kalender hamil putar cukup efektif hasilnya asal data dasar yang diperoleh juga akurat. Alat ini juga sangat popular di tengah masyarakat umum sebagai alat bantu menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan hendak lahir.

Manfaat Mengetahui Usia Kehamilan

sumber: http://tintahijau.com

Menantikan kelahiran buah hati merupakan suatu momen bahagia yang tidak terkita bagi pasangan yang sudah menikah. Banyak hal yang perlu dipersiapkan ketika diketahui bahwa istri hamil, baik untuk ibu maupun calon bayi.

Pertanyaan masyarakat sekitar tentang usia kehamilan ternyata juga sangat bermanfaat bagi orang hamil tersebut, bahkan termasuk janin dalam kandungan. Maka penting bagi seorang wanita hamil atau pasangan suami istri untuk benar-benar paham dan mengetahui tentang umur kehamilan mereka. Terdapat banyak manfaat yang bisa diperoleh dari mengetahui hal ini.

  • Mengetahui Asupan Gizi sesuai Kebutuhan Janin

sumber: https://www.urdumania.net

Ibu hamil tentu saja tidak bisa lagi makan secara sembarangan. Segala sesuatu yang hendak dikonsumsi haruslah dipertimbangkan mengenai baik buruknya bagi janin dalam kandunngan. Ibu hamil harus tahu makanan apa saja yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi janin dan ibunya.

Sebagai calon ibu, orang hamil dituntut untuk bisa memilah mengenai jenis makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi sesuai dengan usia kandungan.

Oleh karena itu, penting bagi seorang ibu mengetahui usia janin dalam kandungan. Sehingga kesalahan dalam memilih makanan untuk dikonsumsi selama masa kehamilan bisa dihindari.

  • Mengetahui Hari Perkiraan Lahir (HPL)

sumber: https://id.theasianparent.com

Peristiwa yang paling ditunggu-tunggu setelah mengetahui bahwa istri hamil tentu saja adalah momen hari kelahiran jabang bayi. Sehingga dengan mengetahui cara menghitung usia kehamilan, anda bakal bisa memprediksi perkiraan kelahiran buah hati ketika anda mengetahui umur kehamilan kandungan.

  • Aktifitas Ibu Hamil Sesuai Anjuran Yang Diperbolehkan

sumber: http://www.dailymoslem.com

Aktivitas wanita hamil sangatlah dibatasi, mereka tidak bisa beraktifitas secara sembarangan. Melakukan aktifitas di luar perhitungan bisa membayakan kesehatan dan keselamatan janin dan ibu.

Sama halnya dengan makanan, aktivitas ibu hamil haruslah disesuaikan dengan umur kehamilan. Maka penting bagi pasangan suami istri mengetahui cara menghitung usia kehamilan, sehingga bisa menghindari kegiatan yang berpotensi berisiko.

Kandungan akan sangat rawan ketika masih berusia trisemester pertama. Oleh sebab itu, ibu hamil harus menghindari aktivitas yang bisa kemungkinan bisa menimbulkan gocangan. Sebab goncangan bisa membahayakan janin dalam rahim.

  • Tepat dalam Mempersiapkan Kebutuhan Bayi

sumber: https://hellosehat.com

Manfaat lain dari mengetahui cara menghitung usia kehamilan adalah kita dapat mempersiapkan kebutuhan ibu dan bayi secara tepat. Tepat dalam arti tidak terlalu cepat atau mendadak. Sehingga tenaga tidak terfosir untuk melakukan hal yang remeh temeh.

 

Leave a Comment