Ciri-Ciri Hamil Muda Yang Mudah Dikenali

Ciri-Ciri Hamil Muda Yang Mudah Dikenali

Ciri-Ciri Hamil Muda – Kehamilan adalah suatu fase dalam kehidupan wanita yang sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri. Sebenarnya kepastian seorang wanita hamil atau tidak bisa dengan mudah dibuktikan melalui tes kehamilan.

Namun tidak semua wanita atau pasangan suami istri bisa menyempatkan diri untuk melakukan tes kehamilan. Bahkan ada beberapa orang yang enggan untuk melakukan hal ini. Mereka takut akan kecewa bila hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan apa yang mereka harapakan.

Tanda Awal Kehamilan

gambar-ciri-tanda-awal-kehamilan
sumber: http://sofeya.id

Tanda-tanda hamil sangat penting untuk diketahui baik oleh wanita maupun pasangan suami istri. Sebab hal ini akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kesehatan janin.

Pasangan suami istri yang sejak dini telah mengetahui bahwa pasangannya hamil muda, maka mereka bisa menghindarkan perilaku-perilaku yang bisa membahayakan janin. Asupan pemenuhan gizi juga bisa dilakukan sedini mungkin.

Ciri-Ciri Hamil Muda Secara Fisik

gambar-ciri-ciri-hamil-muda-secara-fisik
sumber: https://www.shutterstock.com

Kehadiran buah hati atau anak dalam rumah tangga merupakan dambaan semua pasangan suami istri. Maka tidak heran, banyak pasangan suami istri yang melakukan berbagai cara cepat hamil agar bisa segera memiliki momongan sesaat setelah melangsungkan pernikahan

Anak dianggap sebagai sebuah anugerah tidak ternilai. Kehadiran buah hati dalam keluarga akan menambah keharmonisan dan kehangatan kehidupan berumah tangga.

Sayangnya belum semua pasangan suami istri  mengetahui bagaimana ciri-ciri hamil muda yang mudah untuk dikenali. Telat menstruasi atau tidak menstruasi bukanlah patokan utama dalam menentukan kehamilan. Maka tidak heran, apabila banyak wanita yang menganggap dirinya hamil, tetap setelah diperiksa ternyata belum ada janin dalam rahimnya.

Berikut beberapa ciri-ciri hamil muda yang mudah dikenali secara fisik yang biasa terjadi pada wanita yang wajib anda ketahui.

1. Terlambat Datang Bulan

gambar-terlambat-haid-tanda-tanda-hamil
sumber: http://www.dagens.dk

Walaupun kondisi haid atau menstruasi yang terlambat dibandingkan biasanya tidak bisa dijadikan sebagai patokan atau rujukan utama dalam menentukan kehamilan. Tetapi untuk pasangan suami-istri yang aktif secara seksual tetap bisa menjadikan ciri ini sebagai salah satu dasar tanda kehamilan.

Sebab sel telur yang sudah terbuahi oleh sperma tidak akan dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk darah haid. Selama hamil ovarium juga tidak memproduksi sel telur baru lagi. Sehingga terlambat datang bulan pasti dialami oleh semua wanita hamil.

2. Merasa Ingin Menstruasi

gambar-merasa-ingin-menstruasi-ciri-ciri-orang-hamil
sumber: http://indianexpress.com

Tubuh merasakan seperti ingin menstruasi merupakan salah satu ciri-ciri wanita hamil yang sering membuat bingung. Pasalnya, banyak wanita yang hamil sering diawali dengan tanda gejala tubuh terasa ingin menstruasi.

Tubuh tarasa sedikit tidak enak badan, bagian perut bagian bawah terasa tertekan, panas pada bagian punggung, payudara terasa lebih sensitive dan kadang merasa seperti telah keluar darah haid, tetapi ternyata tidak keluar setelah dicek.

Gejala-gejala hamil tersebut diatas merupakan sebuah tanda bahwa rahim sedang mempersiapkan diri untuk segera ditempati oleh janin. Maka tidak menutup kemungkinan, bahwa anda mengalami kehamilan, ketika merasa ingin haid tetapi haid tidak kunjung datang.

Namun anda tetap harus cermat dan waspada dalam menanggapi gejala ini. Tidak sedikit wanita yang mengalami gangguan kehamilan dan mendapati gejala ini terjadi pada diri mereka. Maka pilihan yang paling tepat adalah dengan tetap memeriksakan hal ini kepada bidan atau dokter terdekat.

3. Perubahan Bentuk Tubuh Bagian Tertentu

gambar-perubahan-bentuk-tubuh-ciri-ciri-hamil-muda
sumber: jacobwilliam.com

Perubahan bentuk tubuh akibat adanya janin dalam kandungan merupakana salah satu tanda kehamilan yang paling umum dan mudah untuk dideteksi.

Tidak hanya bagian perut yang semakin membesar bentuknya. Bagian lain seperti dada, lengan, bokong, dan paha juga menjadi lebih besar.

Wanita hamil juga mengalami perubahan pada organ intimnya. Tanda yang paling mencolok dan mudah untuk dideteksi adalah perubahan warna pada bagian bibir organ intim. Bibir vagina yang berwarna merah muda biasanya berubah menjadi lebih pucat atau bahkan kehitaman.

Ciri-ciri hamil muda pada wanita juga ditandai dengan keluarnya cairan dari organ intim yang mirip dengan keputihan. Perlu diingat, cairan tersebut bukanlah cairan keputihan,  namun merupakan hasil dari proses pembuahan cervical mucus.

4. Sering Mual

sumber: http://www.rozy.org

Kita semua pasti sudah mengetahui, bahwa mual sering dijadikan sebagai patokan tanda-tanda hamil muda oleh masyarakat. Padahal tidak semua wanita merasakan dan mengalami gejala hamil yang satu ini.

Pada dasarnya, rasa mual pada di masa awal kehamilan adalah hal yang lumrah. Gejala ini disebabkan oleh meningkatnya kadar estrogen yang diproduksi oleh placenta dan janin dalam kandungan secara drastic.

Rasa mual pada ibu hamil biasnya terjadi pada minggu keempat hingga minggu kedelapan kehamilan. Namun tidak sedikit, ibu hamil yang sudah mengalami mual atau bahkan muntah-muntah di minggu kedua masa kehamilan.

Bukan hanya rasa mual yang dapat terjadi kapan saja. Ibu hamil juga menjadi sensitif terhadap bau-bau yang cukup menyengat yang dapat memicu timbulnya rasa mual, seperti parfum, rokok, kopi dan sebagainya.

5. Mudah Lelah

sumber: https://www.shutterstock.com

Kelelahan pada wanita hamil bukanlah kelelahan biasa seperti pada umumnya, tetapi lelah yang sangat teramat. Hal ini disebabkan karena tubuh wanita harus bekerja lebih keras untuk memompa hormon dan darah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi janin di dalam kandungan.

Tubuh wanita yang bekerja lebih keras dari biasanya, menyebabkan mereka membutuhkan waktu untuk tidur lebih lama dibandingkan kondisi normal.

Timbulnya rasa kantuk pada wanita hamil juga disebabkan oleh meningkatnya hormone progesteron dalam tubuh. Hormon progesterone berfungsi sebagai zat depresan alami bagi sitem saraf pusat. Sehingga tubuh menjadi cepat lelah dan sangat mengantuk.

6. Perubahan Bagian Payudara

sumber: http://aboutislam.net

Payudara pada wanita berfungsi sebagai sumber air susu bagi bayinya. Maka tidak mengherankan, apabila perubahan fisik pada bagian payudara dialami oleh para wanita selama masa kehamilan.

Perubahan bentuk payudara pada wanita hamil, disebabka oleh meningkatnya produksi hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh. Proses ini adalah salah satu persiapan alami tubuh dalam usaha memproduksi air susu yang kelak dibutuhkan oleh sang bayi.

Payudara pada wanita hamil akan mulai berubah menjadi lebih besar ketika sudah memasuki minggu pertama di awal masa kehamilan. Payudara menjadi terasa lebih besar, bahkan sampai terasa nyeri dan sakit pada saat dipegang.

Wanita hamil menjadi lebih sensitive terhadap sentuhan. Bahkan sentuhan bra terhadap payudara juga bisa menimbulkan rasa nyeri. Selain itu,p ada minggu awal masa kehamilan biasaya payudara juga mengalami sedikit rasa gatal.

7. Sering Buang Air Kecil

sumber: https://www.burgasinfo.com

Janin dalam rahim tentunya membutuhkan ruang untuk tumbuh dan berkembang. Akibatnya terbatasnya ruang, maka mengakibatkan kandung kemih ibu menjadi tertekan.

Selain kandung kemih yang pada dasarnya memang dipenuhi oleh urine (air seni). Kandung kemih yang tertekan juga akan membuat frekuensi atau intensitas buang air kecil menjadi semakin meningkat.

8. Sembelit (Konstipasi)

sumber: https://www.bantennews.co.id

Konstipasi adalah kondisi gangguan pencernaan dimana tubuh mengalami kesulitan untuk buang air besar (BAB). Biasanya ditandai dengan perut yang terasa mulas dan nyeri, serta feses (kotoran) yang menjadi keras. Oleh masyarakat umum, kondisi ini lebih dikenal dengan istilah sembelit.

Pada wanita hamil, perut yang semakin membesar menyebabkan tertekannya bagian rektum (bagian terbawah usus besar) atau cincin anus. Akibat tertekannya bagian rektum inilah yang mengakibatkan jalannya feses (kotoran) menjadi tidak lancar sehingga terjadi sembeit atau konstipasi.

Ibu hamil juga sering kali tidak sempat melakukan olahraga rutin. Padahal ibu hamil sebenarnya masih bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau berenang.

Padahal rutin olahraga akan membuat tubuh menjadi sehat dan melancarkan metabolisme tubuh. Metabolisme yang lancar akan merangsang gerakan peristaltic otot-otot perut dan usus bekerja secara maksimal dan optimal, sehingga dapat mencegah terjadinya susah buang air besar (BAB).

9. Mengalami Nyeri Perut dan Flek Darah

sumber: http://belitung.tribunnews.com

Ukuran rahim pada wanita hamil pasti ikut berubah membesar seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Oleh karena hal tersebut, maka tidak aneh apabila banyak ibu hamil yang mengalami nyeri perut yang rasanya hampir sama dengan nyeri ketika haid (menstruasi).

Pendarahan atau timbulnya flek darah pada masa kehamilan juga merupakan suatu kondisi yang normal. Gejala ini umumnya akan terjadi sekitar sepuluh atau empat belas hari setelah adanya pembuahan sel telur. Yang patut diperhatikan adalah warna darah yang keluar, dimana pada kondisi pendaharan normal memiliki warna yang lebih terang dibandingkan warna darah haid pada umumnya.

 

Ciri-ciri orang hamil non fisik

sumber: https://id.pinterest.com

Meskipun gejala atau tanda kehamilan sering kali berbeda pada masing-masing wanita, tetapi pasti terdapat ciri umum yang dapat dijumpai pada semua wanita hamil. Tidak hanya secara fisik, namun juga ciri-ciri secara non fisik yang lebih mengarah pada perasaan.

Jika anda juga mengalami ciri-ciri non fisik berikut, yang disertai dengan gejala fisik seperti yang telah dijelaskan diatas. Maka besar kemungkinan anda mengalami kehamilan.

1. Ngidam (Mengidam)

sumber: https://beritagar.id

Ngidam selama masa kehamilan ini sudah tidak dapat diabaikan lagi. Semua orang sangat familiar dengan tanda kehamilan ini.

Tanda ngidam biasanya diindikasikan ketika seorang wanita menginginkan suatu hal (biasanya makanan) yang terbilang susah untuk didapatkan secara tiba-tiba. Umumnya wanita hamil muda akan menginginkan (mengidam) makananan ataupun buah-buahan yang rasanya masam.

Ngidam biasa dialami oleh ibu hamil mulai sejak awal minggu pertama kehamilan sampai usia 9 bulan. Kondisi ini wajar, sebagai dampak dari perubahan hormon di dalam tubuh.

Tidak mengherankan apabila secara tiba-tiba anda mengingkan mencicipi makanan atau minuman tertentu tanpa kenal waktu. Kondisi ini tentunya menuntut kesiapsiagaan ekstra dari suami dalam menenuhi keinginan istri, terutama keinginan akan makanan atau minuman tertentu pada malam hari.

2. Kualitas Tidur Jelek

sumber: https://www.albawaba.com

Walaupun seorang wanita hamil biasanya mengalami kelelahan yang teramat sangat, serta sering diserang rasa kantuk yang sering kali tidak tertahankan. Namun pada faktanya, justru banyak dari mereka yang mengalami gangguan dalam kualitas tidurnya.

Gangguan tidur ini, terutama terjadi pada malam hari. Ibu hamil tidak dapt tidur nyenyak pada malam hari karena harus bolak-balik ke toilet, nyeri atau keram pada bagian bawah perut, janin yang bergerak aktif di dalam rahim, dan gangguan-ganguan tidur lainnya.

3. Sensitifitas Indera Penciuman

sumber: https://www.everydayhealth.com

Apabila penciuman anda secara tiba-tiba berubah menjadi sensitif, maka ada kemungkinan anda sedang hamil. Baik sensitive terhadap aroma makanan, minuman, parfum maupun aroma lainnya.

Anehnya, wanita hamil justru terkadang berubah menjadi tidak nyaman terhadap aroma yang pada awalnya mereka sukai. Maka tidak aneh, banyak dari mereka yang tiba-tiba menjadi sensitif terhadapa bau minyak wangi, sehingga menyebabkan mereka mual atau bahkan sampai muntah-muntah.

Tips Cara Cepat Hamil Setelah Haid

 

Tips Proses Melahirkan Normal Tanpa Jahitan Dengan Sedikit Rasa Sakit

Jahitan pada bagian area kewanitaan selama proses melahirkan normal adalah suatu hal yang biasa dialami oleh banyak perempuan. Robekan di area genital biasanya terjadi karena dokter melakukan pengguntingan untuk melebarkan jalan lahir bayi.

Meskipun dalam proses pengguntingan (episotomi), dokter selalu memberikan anastesi lokal untuk mengurangi rasa sakit. Banyak wanita yang takut, karena pasca anestesi hilang, rasa sakit akan mendera.

Perlu diketahui, sebenarnya tindakan episiotomi bisa diminimalisir lho. Berikut tips melahirkan normal tanpa jahitan, yang bisa dipersiapkan dalam proses persalinan buah hati anda.

1. Persiapan diri sebelum proses persalinan (fisik, psikis, dan  spiritual)

Kunci utama persiapan persalinan normal (tanpa operasi caesar) adalah membuat diri sendiri yakin (berprasangka baik), bahwa proses persalinan akan berjalan lancar.

Jangan lupa persiapan secara fisik juga harus diusahakan, seperti pijatan prenium pada bulan-bulan akhir trisemeste ketiga dan senam kegel. Semua latihan tersebut bertujuan melatih otot-otot di lubang pengeluaran.

2. Memilih tempat persalinan yang mendukung persalinan secara normal

Leave a Comment