Hilangnya Suara Buruh Panggul, Nelayan, Petani dkk di Hari Buruh

Hilangnya Suara Buruh Panggul, Nelayan, Petani dkk di Hari Buruh

Narasi dalam artikel ini merukan hasil copy-paste dari tulisan kawan facebook. Mohon jangan tanggapi dengan penuh emosi. Karena setelah direnungi, pemikiran ini memang ada benarnya, walaupun bukanlah sebuah kebenaran yang mutlak.

Keluh kawan facebook disini lebih kepada peringatan kepada kaum buruh, agar hati-hati supaya tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu.

 

Hari Buruh Internasional (May Day)

Peringatan hari buruh internasioanal selalu diperingati dengan aksi unjuk rasa pekerja pabrik di Indonesia setiap tanggal 1 Mei. Kegiatan seperti ini pada mulanya sempat dilarang selama pemerintahan Presiden Soeharto, dan pada masa Presiden SBY (2014) justru ditetapkan sebagai hari libur nasioanal.

 

Alasan Demo 1 Mei

Buruh itu digaji atas dasar kinerjanya. Apa yang dilakukan orang orang yang mengatasnamakan dirinya buruh dengan memblokir jalan, membakar ban dan bunga, mengintimidasi pemerintah agar dapat naik gaji tak ubahnya tindakan preman yang memalak untuk mendapat keiinginannya.

 

Dilema Antara Buruh Dengan Pengusaha

Kalau ingin dibayar mahal ya tingkatkan skill, kuasai banyak ilmu, sehingga perusahaan pantas menggaji dengan mahal. Satu satunya jalan hanya dengan terus belajar dan belajar, bukan dengan demonstrasi dan mengandalkan kekerasan.

Hidup adalah soal pilihan, kalo merasa gaji yang diterima kecil kenapa tak keluar saja dari pekerjaan dan mencari pekerjaan yang menghasilkan bayaran lebih tinggi. Sampai kapanpun yang namanya pengusaha tetap akan meminimalisir pengeluaran dan memaksimalkan pamasukan, salah satu jalan dengan

 

Siapa yang Memperjuangkan Suara Kuli Pasar, Petani, Nelayan dkk

Buruh yang perlu diperhatikan kesejahteraannya oleh pemerintah adalah Buruh Tani dan Buruh Nelayan, bukan para anggota serikat buruh yang hari ini demonstrasi dan aleman. Silahkan terus demonstrasi dan aleman, niscaya kelak tenagamu akan digantikan mesin dan robot yang semakin murah dan tak banyak menuntut.

Selamat Hari Buruh Internasional, mudah mudahan yang merasa dirinya buruh tak mudah dimanfaatkan kebodohannya oleh para pemimpin serikat mereka yang culas. Merdeka!!!

Leave a Comment