Keajaiban Penyembuhan Penyakit Dalam Manfaat Daun Binahong

Manfaat Daun Binahong – Tanaman binahong adalah tanaman obat yang mampu bertahan hidup daerah dataran tinggi, maupun daerah dataran rendah. Binahong dikenal mempunyai banyak khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, baik penyakit ringan maupun berat.

Tanaman obat binahong diperkirakan berasal dari Korea. Meskipun sudah lama ada di Indonesia, booming penggunaan daun binahong sebagai ramuan obat alami dalam alternatif penyembuhan penyakit baru terjadi akhir-akhir ini.

Padahal di berbagai negara lain, daun binahong telah dikonsumsi sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu sebagai bahan obat alami.

Ciri-Ciri Tanaman Binahong

Tumbuhan bernama Latin Anredera cordifoliamempunyai ciri utama tumbuh dengan cara menjalar dan mampu bertahan hidup dalam  kurun waktu yang panjang. Ciri-ciri tumbuhan binahong secara umum adalah sebagai berikut:

Bunga

  • Struktur bunga tanaman binahong berbentuk majemuk bertandan.
  • Bunga binahong memiliki tangkai panjang.
  • Tangkai bunga tumbuh di bagian ketiak daun.
  • Mahkota bunga berwarna krem keputih-putihan.
  • Mahkota bunga tanaman binahong berjumlah lima helai tidak beraturan.
  • Ukuran panjang mahkota bunga binahong sekitar 0,5-1 cm.
  • Bunga binahong mempunyai aroma yang harum.

Daun

  • Ciri daun binahong bertulang daun tunggal.
  • Daun binahong  bertangkai sangat pendek dengan susunan berseling.
  • Daun binahong berwarna hijau.
  • Bentuk daun binahong seperti jantung (cordota).
  • Ukuran panjang daun binahong sekitar 5-10 cm, dengan lebar sekitar 3-7 cm.
  • Daun binahong berhelai daun tipis dan lemas serta tidk tebal.
  • Ujung daun binahong berbentuk runcing, pangkal daun berlekuk (emerginatus), dan permukaannya licin.
  • Daun binahong bisa dimakan secara langsung.

Batang 

  • Struktur batang binahong bersifat lunak.
  • Batang binahong berbentuk silidris dan saling membelit.
  • Batang tumbuhan binahong bercabang.
  • Bagian batang yang menjalar ke atas mengeluarkan akar.
  • Batang tumbuhan binahong berwarna merah.
  • Tekstur permukaan batang binahong halus, dimana bagian dalamnya solid.
  • Permukaan batang tumbuhan binahong kadang membentuk semacam umbi yang melekat pada bagian ketiak daunnya.

Akar

  • Akar binahong berbentuk rimpang.
  • Bisa dikembangbiakan secara vegetatif (melalui akar rimpang) maupun generatif (melalui biji bunga).
  • Lebih sering berkembangbiak dan dikembangbiakan langsung secara vegetatif (melalui akar rimbangnya)

Kandungan Daun Binahong

Tumbuhan binahong bisa digunakan sebagai bahan pengobatan alternatif, karena pada bagian daunnya mengandung banyak senyawa aktif. Senyawa aktif tersebut sangat besar khasiatnya bagi tubuh manusia. Berikut beberapa senyawa aktif dalam kandungan daun binahong yang ampuh dalam membantu proses penyembuhan penyakit.

1. Alkolid

Zat alkolid yang dimiliki oleh daun binahong terkenal bersifat hipoglikemik. Sifat hipoglikemik akan sangat dirasakan manfaatnya oleh mereka yang menderita diabetes. Sebab zat tersebut bisa mengontrol sekaligus menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

2. Anti Oksidan

Kehidupan masyarakat modern sangat erat dan tidak bisa dihindarkan dari paparan radikal bebas. Padahal paparan radikal bebas secara berlebih dan dalam kurun waktu ang lama akan sangat berbahaya, sebab radikal bebas bersifat karsinogen.

Zat karsinogenik akan memicu munculnya penyakit-penyakit yang berbahaya dalam tubuh manusia, salah satu contohnya adalah memicu terjadinya penyakit kanker. Dengan adanya zat anti oksidan yang terdapat dalam daun binahong, maka zat karsinogen yang ada akan dilemahkan dan dinetralisir. Sehingga penyakit kanker pun bisa dicegah untuk terus berkembang.

3. Asam Askorbat

Tubuh manusia yang terluka berpotensi menjadi semakin parah dan mengalami infeksi, apabila tidak segera ditangani atau malah mendapatkan penanganan yang tidak tepat. Dengan adanya kandungan zat asam askorbat pada daun binahong, maka hal ini bisa menjadi salah satu solusi untuk digunakan dalam proses penyembuhan luka.

Zat asam askorbat sendiri merupakan senyawa yang dapat bermanfaat untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka, dan mempercepat terjadinya penutupan pada luka yang terjadi. Sehingga penggunaan daun binahong untuk menyembuhkan luka luar hingga luka bakar merupakan tindakan yang tepat.

4. Asam Oleanolic

Kandungan asam oleanolic dalam daun binahong, sangat bermanfaat dalam membantu mengurangi rasa sakit pada bagian tubuh yang luka. Manfaat daun binahong ini bisa didapatkan karena adanya kandungan zat anti peradangan dan inflamasi.

5. Minyak Atsiri

Minyak atsiri adalah salah satu jenis minyak yang dihasilkan oleh bagian tertentu dari suatu tumbuhan. Begitu juga dengan daun binahong, terdapat pula kandungan minyak atsiri di dalamnya. Minyak ini mempunyai keanekaragaman aroma yang khusus sesuai dengan jenis bahan tumbuhan asalnya.

Minyak atsiri mempunyai kemampuan untuk memberikan efek tenang bagi yang mencium aromanya, sehingga sering kali digunakan sebagai aroma terapi. Minyak ini tidak bisa dicampur dengan bahan aroma lain seperti minyak wangi, sebab aromanya bersifat khas dan khusus,

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, minyak ini tidak hanya digunakan untuk kecantikan dan aroma terapi. Minyak ini ternyata juga mempunyai khasiat untuk mengatasi gangguan kesehatan.

6. Saponin

Kandungan saponin bersifat seperti sabun, dan terletak di bagian permukaan daun binahong. Pelarutan saponim akan menghasilkan zat anti bakteri, anti mikroban, dan anti virus. Kandungan ini sangat bermanfaat dalam mempercepat proses penyembuhan luka.

Manfaat Daun Binahong

Tanaman herbal binahong bersifat mudah dalam proses pembudidayaannya, baik di daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi. Meskipun demikian, tanaman ini justru tidak akan tumbuh berkembang dengan baik apabila terkena paparan sinar matahari secara berlebihan.

Di negara Cina, hampir seluruh bagian tanaman binahong digunakan sebagai campuran ramuan obat. Seluruh bagian tumbuhan digunakan sebagai obat, mulai akar, umbi, batang, daun, hingga bunganya. Meski demikian, bagian binahong yang paling utama dan besar manfaatnya dalam pengobatan terletak pada bagian daun.

Tanaman obat herbal ini terbagi menjadi dua jenis. Pertama, binahong basella alba dengan daun berwarna hijau gelap. Sedangkan jenis kedua adalah binahong basella rubra linn, memiliki ciri batang dan tulang daun berwarna merah. Khasiat daun binahong terdapat pula pada kedua jenis tanaman ini.

1. Kategori Penyakit Ringan

Penggunaan obat herbal sebaiknya lebih diutamakan terlebih dahulu sebelum menggunakan obat kimiawi. Baik untuk mencegah maupun mengobati penyakit. Manfaat daun binahong untuk penyakit ringan dibutuhkan waktu selama beberapa hari atau minggu.

  • Ambeien-BAB berdarah, 16 lembar per hari.
  • Diare, 10 lembar per hari.
  • Gusi berdarah, 4 lembar pe hari.
  • Hilang nafsu makan, 5 lembar per hari.
  • Jerawat, 8 lembar per hari.
  • Lemah syahwat, 10 lembar sekali minum 3 kali per hari.
  • Luka akibat benda tajam atau kecelakanaan, 10 lembar.
  • Luka bakar, 10 lembar.
  • Pelancar haid, 3 lembar per hari diminum selama masa haid.
  • Menjaga stamina, 1 lembar per hari.
  • Mimisan, 4 lembar per hari.
  • Pasca bersalin, 7 lembar per hari dikonsumsi selama 10 hari.
  • Pasca operasi, 20 lembar setiap hari.
  • Menghangatkan badan, 5 lembar setiap hari.
  • Usus bengkak, 3 lembar setiap hari.

2. Kategori Penyakit Berat

Kurun waktu proses penyembuhan antara penyakit ringan dan berat pastilah berbeda. Manfaat daun binahong untuk mengobati penyakit berat dibutuhkan waktu selama 1-6 bulan. Harus dilakukan secara rutin setiap hari, disertai dengan ketelatenan dan kesabaran.

  • Batuk atau muntah darah, 10 lembar setiap hari.
  • Borok, 12 lembar setiap hari.
  • Darah rendah, 8 lembar setiap hari.
  • Iritasi kulit atau gatal, 9 lembar setiap hari.
  • Gegar otak ringan hingga berat, 10-15 lembar setiap hari.
  • Gejala liver, 10 lembar setiap hari.
  • Kencing Manis, 10 lembar setiap hari.
  • Paru-paru berlubang, 10 lembar setiap hari
  • Patah tulang, 10-20 lembar setiap hari.
  • Radang ginjal, 7 lembar setiap hari.

Cara Mengolah Daun Binahong

Berdasarkan beberapa uji coba penelitian, daun binahong mempunyai manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit, baik penyakit luar maupun dalam. Dalam hal ini, tentu saja metode pengobatan yang digunakan juga berbeda.

1. Daun Binahong Untuk Pengobatan Luar

Penggunaan daun binahong untuk pengobatan luar, biasanya identik dengan dengan mengobati luka. Cara menggunakan binahong untuk pengobatan luar adalah sebagai berikut:

  • Ambil beberapa lembar daun binahong, kemudian cuci hingga bersih.
  • Remas atau tumbuh daun binahong hingga halus dan mengeluarkan lendir.
  • Tempelkan daun binahong yang sudah dihaluskan beserta lendirnya pada bagian tubuh yang terluka.
  • Tunggu dan biarkan hingga mengering tempelan daun binahong mengering.
  • Lepaskan tempelan daun binahong dari bagian tubuh yang terluka ketika daun sudah mengering.

2. Daun Binahong Untuk Pengobatan Dalam

Manfaat daun binahong dengan cara oral (meminum atau memakannya secara langsung) bisa digunakan sebagai obat dari penyakit yang memang ada di dalam tubuh maupun diluar tubuh.

Contoh penyakit dalam bisa seperti obat batuk, menambah nafsu makan, darah rendah dan sebagainya. Sedangkan jenis penyakit luar yang bisa juga diobati secara oral menggunakan ekstrak daun binahong adalah seperti jerawat, borok, gatal-gatal, dan sebagainya.

Cara mengolah daun binahong sebagai ramuan herbal oral, tidak jauh berbeda seperti ketika digunakan sebagai obat penyakit luar.

  • Cuci bersih beberapa lembar daun binahong, kemudian rebus pada air mendidih.
  • Cukup konsumsi ekstrak air rebusan daun binahong ini sekali dalam sehari, namun lakukan secara rutin.

Jumlah daun yang digunakan maupun takaran air hasil proses perebusan ditentukan berdasarkan jenis dan tingkatan keparahan penyakit.

Efek Samping Mengkonsumsi Daun Binahong

Pada dasarnya, tubuh manusia itu mempunyai sistem kerja yang sangat canggih. Segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh akan diolah dan diproses sedemikian rupa, sehingga bisa memberikan manfaat bagi tubuh. Asalkan kadar barang asing yang masuk ini masih sesuai dengan batas wajar.

Sebagaimana ketika mengkonsumsi makanan, sistem tubuh akan memprosesnya secara holistik sehingga tubuh menjadi sehat. Namun ketika makanan yang dikonsumsi terlalu banyak, sistem tubuh pun akan kewalahan dalam memprosesnya. Akibatnya ada makanan yang tidak terproses dan kemudian menjadi sampah yang merugikan di dalam tubuh.

Begitu juga dalam mengkonsumsi binahong. Intinya adalah segala sesuatu yang berlebihan itu pasti akan berdampak negatif. Manfaat daun binahong, yang pada dasarnya sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai obat, justru bisa berubah menjadi racun ketika dikonsumsi secara berlebihan.

Berikut efek samping yang bisa terjadi dari mengkonsumsi daun binahong, dan patut menjadi perhatian kita sebagai konsumen. Jangan sampai manfaat daun binahong justru berubah menjadi racun bagi tubuh kita.

  • Mengandung Efedrin

Daun binahong mengandung zat efedrin, sehingga kita harus berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Lebih baik dan aman apabila dalam pengkonsimsiannya diawasi langsung oleh ahli medis.

Zat efedrin tidak hanya terkandung dalam daun binahong, tetapi hampir semua tanaman obat mengandung zat ini. Dalam beberapa kasus, mengkonsumsi daun binahong bisa memberikan efek, seperti; gelisah, mual, insomnia, kesemutan, susah buang air besar, hingga jantung berdebar-debar.

  • Mengkonsumsi Secara Berlebihan, Berpotensi Berefek Fatal

Kandungan efedrin atau ephedra dalam tanaman obat termasuk binahong, dilarang dikonsumsi secara berlebihan. Mengkonsumsinya secara berlebihan bisa berpotensi menyebabkan serangan jantung, kejang,  hipertensi, stroke, bahkan bisa sampai kehilangan kesadaran dan kematian.

  • Binahong Dilarang Dikonsumsi Bersamaan Zat Stimulan

Kandungan Efedrin dalam daun binahong, dalam beberapa kasus bisa menimbulkan efek samping. Oleh sebab itu, daun binahong dilarang dikonsumsi bersamaan dengan mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat stimulan.

Mengkonsumsi kedua zat tersebut secara bersamaan, bisa meningkatkan potensi terkena risiko efek samping. Bahkan bisa hingga mengancam jiwa.

Makanan atau minuman yang mengandung zat stimulan dalam hal ini kafein, diantaranya adalah kopi, teh, dan kacang kola.

  • Daun Binahong Tidak Cocok Untuk Ibu Hamil

Salah satu kasus yang ditemukan dari efek mengkonsumsi daun binahong adalah menimbulkan efek nyeri. Sehingga daun binahong tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

Leave a Comment