Manfaat Daun Kelor, Tanaman Obat 1001 Penyakit

Manfaat Daun Kelor, Tanaman Obat 1001 Penyakit

Manfaat daun kelor – Moringa Oleifera atau yang lebih kita kenal dengan sebutan daun kelor, ternyata memiliki banyak khasiat. Pohon kelor ini banyak tumbuh di daerah beriklim tropis, termasuk Indonesia.

Tanaman yang sering kali disantap secara langsung atau diolah menjadi sayur kelor, selama ini luput dari perhatian masyarakat. Padahal berpotensi menghasilkan niai ekonomis tinggi.

Masyarakat lebih familiar dengan khasiat daun pepaya atau daun sirsak untuk dijadikan sebagai obat.

Kandungan Daun Kelor

sumber: https://www.pinterest.fr

Daun kelor adalah tanaman yang kaya akan sumber protein, zat besi, vitamin C, dan nutrisi penting lainnya.

Keistimewaan kandungan nutrisi dalam daun kelor, yang patut untuk dicermati karena besar manfaatnya. Selain murah, juga mudah untuk mendapatkannya.

  1. Kandungan vitamin C daun kelor tujuh kali lipat lebih banyak daripada jeruk.
  2. Kandungan vitamin A daun kelor empat kali lipat lebih tinggi daripada wortel.
  3. Kandungan zat besi daun kelor lebih banyak daripada bayam.
  4. Kandungan potassium tiga daun kelor tiga kali lebih tinggi daripada pisang.
  5. Kandungan kalsium daun kelor empat kali lebih banyak daripada susu ternak.
  6. Bahkan kandungan protein daun kelor 2 kali lipat lebih tinggi daripada telur dan susu ternak.

Ciri Dan Bentuk Daun Kelor

sumber: https://naturalsolutiontoday.com

Daun kelor atau yang bernama Latin Moronga Oleifera, merupakan tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuh subur hampir diseluruh wilayah Indonesia. Bahkan tumbuhan ini bisa tumbuh sendiri tanpa perlu ditanam atau bahkan dirawat.

Akibatnya, pohon kelor menjadi tidak begitu diperhatikan oleh masyarakat. Dianggap tanaman biasa yang tidak berguna.

Bentuk daun kelor adalah lonjong menyerupai bulat telur dengan ukuran kecil, dimana tulang daunnya berbentuk majemuk dalam satu tangkai.

Khasiat Umum Daun Kelor

sumber: https://blog.freepeople.com
  1. Memperlancar proses pencernaan.
  2. Meningkatkan fungsi normal ginjal.
  3. Meningkatkan fungsi normal hati.
  4. Meningkatkan ketahanan tubuh.
  5. Meningkatkan metabolisme tubuh.
  6. Menjaga kesehatan dan memperindah kulit.
  7. Menjaga kesehatan mata.
  8. Menyegarkan otak.
  9. Sebagai antioksidan, dan sebagainya

Cara Mengkonsumsi

Ada beberapa cara mengenai cara mengkonsumsi daun kelor yang dinilai paling efektif untuk memperoleh manfaatnya

  1. Membuat larutan ekstak daun kelor. Ekstrak daun kelor dinilai paling efektiktif, karena mudah larut dalam air. Sehingga secara alami mudah diterima oleh tubuh.
  2. Mengkonsumsi daun kelor dalam bentuk sayuran.
  3. Rebusan daun kelor.

Manfaat Khusus Daun Kelor

Berbagai studi dari beberapa jurnal ilmiah, menemukan bukti bahwa air larutan ekstrak daun kelor efektif untuk mengobati berbagai macam penyakit kanker. Mulai dari kanker payudara, kanker kulit, hingga kanker paru-paru.

Sejak berabad-abad yang lalu, kelor telah dikenal sebagai tanaman yang kaya nutrisi dan manfaat. Bahkan masyarakat Mesir kuno telah berhasil menciptakan minyak kelor, yang digunakan sebagai obat lebih dari 300 macam penyakit.

Maka tidak aneh kalau banyak ilmuwan menyebutnya sebagai pohon ajaib.

  1. Manfaat Kelor Untuk Kesehatan

Di bidang kesehatan, manfaat daun kelor sudah tidak perlu diragukan lagi. Daun kelor sudah terbukti mampu mencegah bahkan mengobat berbagai macam penyakit yang terhitung sebagai penyakit berat.

  • Mencegah Penyakit Jantung

Penyakit jantung terkenal sebagai penyakit yang mematikan, karena bisa membunuh seseorang secara tiba-tiba. Baik tua maupun muda.

Kurangnya asupan asam lemak yang baik bagi jantung dan tingginya konsumsi makanan berkolestrol menjadi penyebab utama meningkatnya risiko penyakit jantung. Apalagi dewasa ini ,makanan junk food maupun fast food yang identik tidak sehat dan merupakan sumber kolestrol merupakan menu konsumsi sehari-hari.

Manfaat daun kelor untuk jantung terletak pada kandungan kadar asam lemak omega 3 yang ada di dalamnya. Bahkan kandungan kadar asam lemak omega 3 pada daun kelor lebih banyak dibandingkan yang terkandung dalam ikan salmon, hingga 10 kali lebih tinggi.

Asam lemak omega 3 sendiri berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, sekaligus menjaga kesehatan sel jantung dan pembuluh darah.

  • Merangsang Produksi ASI

Banyak ramuan yang telah dikenal oleh masayarakat dapat digunakan untuk merangsang produksi air susu ibu. Namun sedikit diantara mereka yang mengetahui bahwa daun kelor juga mimiliki fungsi yang sama, bahkan efeknya jauh lebih bagus.

Daun kelor bagi ibu menyusi dapat diberikan pada hari ke tiga setelah melahirkan. Daun kelor direkomendasikan bagi ibu menyusui karena selain bisa merangsang produksi air susu ibu, juga bisa menjadi solusi obat bagi ibu menyusui yang sulit mengeluarkan ASI.

Manfaat daun kelor bagi ibu hamil terletak pada senyawa galactagogues yang ada dalm kandungan nutrisinya. Senyawa galactagogues dikenal mampu merangsal hormon prolaktin pada ibu yang baru melahirkan. Dimana hormon inilah yang berperan utama dalam proses produksi ASI seorang seorang wanita.

  • Mencegah dan Mengobati Kanker

Kanker merupakan penyakit yang dikenal ganas dan mematikan. Penyakit kanker terjadi karena adanya kelainana pada salah satu sel tubuh, dimana sel yang mengalamai kelainan tersebut kemudian berkembang secara tidak terkendali dan menyerang sel organ tubuh lainnya.

Manfaat daun kelor untuk kanker terletak pada kandungan potasium, karotenoid, zat niazimin dan senyawa isothiocyanate benzil yang bermanfaat untuk mencegah dan membunuh sel kanker.

Daun kelor juga mengandung lebih dari 40 jenis antioksidan, dimana antioksidan ini bermanfaat untuk melawan radikal bebas yang berpotensi menyebabkan mutasi sel penyebab kanker.

Antioksidan yang terkandung dalam daun kelor juga dipercaya mampu meredam peradangan pada penderita kanker. Karena antioksidan efektif dalam menangkal anti inflamasi dan radikal bebas.

Sedangkan zat niazimin yang terkandung dalam daun kelor, berkhasiat untuk mencegah perkembangan sel kanker dalam tubuh.

Untuk mencegah penyakit kanker kita dianjurkan untuk rutin mengkonsumsi daun kelor. Bahkan dengan mengkonsumsinya secara rutin, kualitas hidup penderita kanker bisa meningkat.

2, Manfaat Kelor Untuk Kecantikan

  • Menghaluskan kulit

Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam tingkatan yang tinggi pada daun kelor sangat bermanfaat untuk melawan radikal bebas.  Mengkonsusinya secara rutin, baik dalam bentuk mentah maupun sayur setiap hari akan berkhasiat menghaluskan kulit tubuh.

Daun kelor juga bisa membuat kulit wajah menjadi sehat dan harus. Caranya cukup dengan menumbuk daun kelor dan menjadikannya sebagai masker wajah.

  • Obat jerawat

Jerawat membandel pada wajah, bisa teratasi dengan konsumsi rutin daun kelor serta mengolesi maupun menggunakan masker tumbukan daun kelor. Penyembuhan dilakukan secara holistik dari dalam dan luar, sehingga penyembuhan jerawat menjadi lebih efektif dan cepat.

Kandungan antiviral, anti jamur, dan anti bakteri alami pada daun kelor tidak hanya berfungsi untuk melindungi kulit dari infeksi.

kandungan tersebut juga bermanfaat untuk mengurangi peradangan akibat jerawat, mengobati abses, mengurangi bau badan, menyingkirkan ketombe, bahkan bisa menyembuhkan luka bakar.

Memaksimalkan Manfaat Daun Kelor Melalui Budidaya

Berdasarkan uraian di atas, kita telah mengetahui betapa besarnya manfaat daun kelor. Bahkan kandungan daun kelor bisa melebihi kandungan nutrisi yang dimiliki oleh beberapa tumbuhan berbeda.

Keunggulan daun kelor ini, tentunya bisa menjadi potensi besar yang seharusnya mampu kita manfaatkan secara maksimal.

Baik dimanfaatkan dengan menjadikannya sebagai produk obat berbagai macam penyakit, sehingga bisa menaikkan nilai ekonomis daun kelor. Maupun dengan memasyarakatkan daun kelor melalui pembudidayaan, sehingga taraf kesehatan masyarakat bisa terjaga dan meningkat tanpa perlu merogoh kocek dalam.

Proses pembudidayaan pohon kelor bisa dibilang mudah-mudah susah. Karena jarang pohon kelor yang bisa ditebang, sehingga pembibitan dengan cara stek sulit untuk dilakukan.

Solusi sulitnya pembudidayaan pohon kelor adalah dengan cara pembudidayaan melalui pembibitan biji kelor.

Berikut langkah-langkah dalam pembibitan pohon kelor:

  • Pilih biji kelor yang sehat dan sudah tua.

Bagi anda yang bingung, bagaimana cara memilih biji kelor yang sehat dan sudah tua. Berikut tanda-tanda yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam memilihnya:

  1. Bentuk biji bulat dengan ukuran agak besar.
  2. Ukuran tidak terlalu kecil.
  3. Kulit biji kelor tidak keriput.
  4. Tidak mudah remuk apalagi sampai hancur saat dipencet atau dikupas.
  • Kupas sayap (putih).

Ketika membuka kulit cangkang biji kelor, kupas sayap biji yang berwarna putih. kulit cangkang jangan dibongkar, karena bisa mengakibatkan kerusakan.

Sayap biji kelor harus dihilangkan, agar mumudahkan dalam proses biji membelah diri. Sebab dalam sayap biji kelor terkandung antibakteri yang berfungsi untuk memperlambat pembususkan biji kelor.

  • Rendam Biji Kelor Dalam Air Hangat.

Proses perendaman menggunakan air hangat, jangan menggunakan air panas. Perendaman dilakukan selama satu hari (24 jam). Sortirlah rendaman biji kelor, pilihlah biji yang terendam, dan jangan digunakan biji yang terapang.

  • Semai biji kelor yang telah tersortir.

Lakukan proses penyemaian menggunakan media kain basah. Bisa juga dalam proses penyemaian awal menggunakan tissue  dan ditutup dalam boks. Jangan lupa tempatkan pada kondisi suhu yang dingin, karena proses pembelahan membutuhkan  udara dingin dan lembab.

Proses penyemaian menggunakan tissue di dalam boks lebih cepat dibandingkan menggunakan media kain basah. Sehingga harus diantisipasi lebih cepat pula dalam proses pemindahannya ke media tanam.

  • Pemindahan kecambah biji kelor ke dalam media tanam tanah.

Pemindahan kecambah ke media tanam tanah harus dilakukan sebelum kecambah memanjang, jangan menunggu hingga kecambah terlalu panjang.

Biarkan kecambah berevolusi dengan media tanah secara langsung. Sebab kondisi dimana kecambah belum memanjang, namun sudah ditempatkan dalam media tanah merupakan cara pembibitan kelor yang terbaik.

Biji kelor bisa dipindahkan ke dalam media tanam polybag, ketika biji sudah dalam kondisi cukup lunak. Kondisi tanah dalam polybag tidak boleh kering dan tidak boleh juga terlalu basah hingga menggenang, cukup asal basah.

Penanaman biji kelor cukup pada kedalaman tanah sekitar 1 cm. Selama 5-6 hari jangan sampai terkena sinar matahari secara berlebihan, apalagi sampai terkena sinar matahari langsung. Paparan sinar matahari baru boleh pada usia 7 hari, terutama pada pagi hari (cukup hanya sekitar 2 jam).

Apabila ada biji yang tidak tumbuh hingga usia 12 hari, maka bisa diganti dengan biji kelor yang lain. Pasangkanlah tongkat pada biji yang terlalu cepat memanjang, dengan tujuan untuk meluruskan pohon.

===

Cara pembudidayaan diatas, terbukti mampu mengurangi tingkat kegagalan proses pembibitan menjadi hanya 20 persen dari yang biasanya sebesar 40 persen.  Solusi mengurangi tingkat kegagalan pembibitan adalah dengan memilih biji yang ingin disemai dengan lebih selektif lagi.

Kriteria Media Tanah Tanam Kelor

Media tanah terbaik adalah campuan tanah hitam, jangan menggunakan tanah liat sawah yang keras. Pastikan pula tingkat kegemburan dari tanah yang digunakan.

Pohon kelor dewasa bisa tetap hidup dan berkembang di tanah liat atau daerah bebatuan. Namun kecambah biji kelor hanya bisa bertahan pada media tanah yang gembur.

Campur tanah dengan pupuk yang terfermentasi sempurna. Kutu menjadi masalah utaman dalam proses pencampuran tanah dengan pupuk, sebab kutu bakal memakan biji kelor dan menyebabkan kegagalan proses penyemaian. Oleh sebab itu, hindari penggunaan pupuk yang di dalamnya terdapat hewan-hewan berukuran kecil.

Leave a Comment