Sholat Tahajud Beserta Panduan Tata Cara Sholat Tahajud

Sholat Tahajud Beserta Panduan Tata Cara Sholat Tahajud

Sholat tahajud merupakan sholat sunnah yang paling populer dikalangan umat Islam. Semua tahu akan keistimewaan dan keutamaan sholat ini. Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui tata cara sholat tahajud secara rinci, demi dapat memperoleh fadilah yang ada di dalamnya.

Apa Itu Sholat Tahajud?

Sholat tahajud adalah sholat sunnah seperti pada umumnya. Pembeda sholat tahajud terhadap sholat sunnah lainnya, terletak pada waktu pelaksaannya yang dilakukan pada malan hari.

Hukum Tahajud

Sebagai bagian dari sholat sunnah, maka hukum sholat tahajudpun juga sunnah. Kita akan memperoleh pahala apabila mengerjakan, tetapi tidak berdosa bila ditinggalkan (hanya saja kita rugi karena kehilangan potensi pahala dari mengerjakan sunnah).

Jumhur ulama berpendapat bahwa sunnah disini adalah sunnah mu’akkad, sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Sedikit berbeda pendapat mengenai sunnah mu’akkad, menurut Hanafiyah sunnah mu’akkad adalah suatu kewajiban yang sempurna. Sehingga akan berdosa apabila meninggalkannya, namun dalam hal ini tingkat dosanya berada di bawah dosa meninggalkan sholat fardlu.

Dalil Sholat Tahajud

dalil-tata-cara-sholat-tahajud
sumber: https://www.dreamstime.com

Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa mengerjakan sholat tahajud. Begitu besar keutamaan dan keistimewaan sholat tahajud bagi mereka yang rutin mengerjakannya setiap malam.

Sangat banyak dalil ayat Al-Qu’an mapun hadits yang menjelaskan secara jelas dan rinci mengenai perintah mapun keutamaan dari sholat tahajud.

Ayat Al-Qur’an Tentang Sholat Tahajud

Di dalam Al-Qur’an, secara tegas dan gamblang Allah berfirman memerintahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sedang tidur untuk mengerjakan sholat malam. Dimana perintah ini tidak hanya dikhususkan hanya untuk nabi, tetapi juga untuk seluruh umatnya.

QS. Az-Zariya: 17-18

tata-cara-sholat-tahajud-berdasarkan-azzariya

Artinya:
17. di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam.
18. dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.

QS. As-Sajdah: 16-17

tata-cara-sholat-tahajud-assajdah

Artinya:
16. lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang Kami berikan.
17. tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai Balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.

QS. Az-Zumar: 9

 

Artinya:
“(apakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.”

Hadits Tentang Sholat Tahajud

Beberapa hadits tentang sholat tahajud dibawah ini menerangkan mengenai perintah mengerjakan sholat malam beserta keutamaannya.

Sabda nabi dalam hadits riwayat Ahmad:

Sabda nabi dalam hadits riwayat Imam Tirmidzi:

Waktu Sholat Tahajud

sumber: http://musliminc.com

Sesuai dengan dalil yang ada mengenai tata cara sholat tahajud. Waktu pelaksanaan sholat tahajud adalah pada malam hari. Dilakukan setelah bangun tidur mulai dari setelah sholat isya’ sampai menjeng waktu sholat subuh.

Pembagian waktu shalat tahajud, secara spesifik bisa dibagi menjadi tiga:

1. Sepertiga Malam Awal

  • Waktu sepertiga malam awal. Mulai dari setelah isya’ hingga sekitar jam 10 malam.

2. Tengah Malam

  • Disebut juga sebagai waktu dua per tiga malam, yaitu antara pukul 10 malam hingga pukul 1 dini hari.

3. Sepertiga Malam Akhir

  • Waktunya mulai dari pukul 1 dini hari hingga menjelang subuh. Waktu inilah yang sering disebut sebagai waktu paling utama untuk mengerjakan sholat tahajud.

Penentuan waktu sholat tahajud didasarkan pada sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang mengungkapkan bahwa pada waktu sepertiga malam terakhir, rahmat Allah langsung turun ke bumi. Dimana diwaktu tersebut doa yang dipanjatkan akan dikabulkan, serta setiap permohonan ampun akan diampuni.

Tata cara sholat tahajud dilakukan dengan dua rakaat satu salam. Jumlah rakaat minimal setiap sholat tahajud adalah dua, sedangkan jumlah rakaat maksimalnya tidak ada batasannya.

Keutamaan Sholat Tahajud

sumber: https://baabun.com

Kita pasti sudah mengetahui, bahwa dibalik shalat tahajud yang kita kerjakan, tersimpan keutamaan yang begitu besar bagi setiap indivu yang melakukannya.

Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu hari pernah bersabda:

“Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan: 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”

Lima Macam Keutamaan Sholat Tahajud Di Dunia

  1. Tampak tanda ketaatan yang bisa terlihat dibagian wajah.
  2. Allah subhanahu wa taala menjamin akan memelihara dari segala macam mara bahaya.
  3. Akan dicintai orang soleh dan semua orang yang ada disekitarnya.
  4. Dijadikan sebagai orang bijaksana, berupa kemudahan dalam memahami ilmu agama.
  5. Hanya mengeluarkan kata-kata yang didalamnya terkandung penuh hikmah.

Empat Macam Keutamaan Sholat Tahajud Di Akhirat

  1. Pada hari pembalasan, dibangkitkan dari kubur dalam keadaan wajah berseri.
  2. Mendapatkan keringanan dalam proses hisab.
  3. Dimudahkan menyeberangi jembatan shirotol mustaqim. Bahkan mampu melewatinya dengan sanggat cepat, bagaikan kilat menyambar.
  4. Catatan amal diberikan di kanan tangan.

Keutamaan-keutamaan di atas membuktikan mengenai betapa istimewanya sholat tahajud. Maka, sudah sepantasnya kita berusaha untuk istiqamah melakukannya setiap malam.

Awalnya mungkin akan terasa berat. Namun seiring berjalannya waktu, hal ini akan menjadi sebuah kebiasaan dan akan terasa ringan ketika melakukannya.

Rukun Sholat Tahajud

Rukun sholat (wikipedia) adalah segala sesuatu (baik perkataan maupun perbuatan) yang harus ada dalam setiap sholat. Sholat menjadi tidak sah apabila salah satu rukun tidak ada.

Seluruh rukun sholat harus dikerjakan dalam setiap tata cara sholat tahajud. Tidak boleh ada rukun yang tertinggal, sebab tidak bisa diganti dengan sujud sahwi.

Sebelas rukun shalat berdasarkan penjelasan Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc.:

Rukun Sholat:

  1. Berdiri (bagi yang mampu).
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca surat Al Fatihah pada tiap rakaat.
  4. Rukuk dan tuma’ninah.
  5. Iktidal setelah rukuk dan tuma’ninah.
  6. Sujud dua kali dengan tuma’ninah.
  7. Duduk antara dua sujud dengan tuma’ninah.
  8. Duduk dan membaca tasyahud akhir.
  9. Membaca salawat nabi pada tasyahud akhir.
  10. Membaca salam yang pertama.
  11. Tertib (melakukan rukun secara berurutan).

Tata Cara Sholat Tahajud

Tata cara sholat tahajud harus kita pahami dan kuasai, karena merupakan syarat sah dari sholat tahajud.

1. Niat

Niat dapat diartikan menyengaja melakukan sesuatu yang dilakukan bersamaan dengan perbuatan. Dalam tata cara sholat tahajud, niat yang ada sangat pendek sehingga mudah untuk diingat.

Niat sholat tahajud diucapkan pelan dikuti penghayatan arti niat di dalam hati.

Niat dalam bahasa Latin:

Ushallii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

 

Artinya:

Aku (berniat) shalat tahajud 2 rakaat karena Allah Ta’ala”.

Sesuai tata cara sholat tahajud, niat dilakukan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Takbiratul ihram sendiri dilakukan dengan diucapkan.

Al-Imam Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Qasim asy-Syafi’i, didalam Kitab Fathul Qarib, pada pembahasan Ahkamush Shalat menuturkan:

“niat adalah memaksudkan sesuatu bersamaan dengan perbuatannya dan tempat niat itu berada di dalam hati.”

Jumhur ulama berpendapat melafadzkan niat dalam rukun sholat adalah sunnah. Menghindari potensi penyakit was-was dalam hati adalah tujuan dari melafadzkan niat. Tentu saja selain sebagai penguat terhadap apa yang akan diniatkan.

Sehingga dapat disimpulkan, akan sempurna niat sholat apabila lisan melafadzkan niat diikuti niat pula di dalam hati. Begitu juga ketika melakukan niat di dalam hati, tanpa diikuti lisan melafadzkan niat hal ini juga sudah cukup untuk memenuhi rukun (shalat tetap sah).

Namun shalat akan menjadi tidak sah (rukun tidak cukup), apabila pelafadzan niat oleh lisan tidak diikuti dengan niat didalam hati.

2. Berdiri Bagi Yang Mampu

sumber: https://www.sekutukeadilan.com

Salah satu tata cara dalam sholat tahajud adalah berdiri tegap. Sikap berdiri dilakukan sebelum melakukan takbiratul ihram. Berikut cara berdiri sesuai tuntunan yang ada:

  • Posisi tubuh tegak lurus, usahakan senormal mungkin sebagaimana mestinya. Pengecualian seandainya tidak bisa memenihi rukun sholat ini karena sakit.
  • Kedua kaki direnggangkan, maksimal selebar bahu. Arahkan semua ujung jari menghadap kiblat.
  • Kedua tangan rapat dan berada di samping tubuh.
  • Arahkan tubuh (posisi dada) ke arah kiblat.
  • Luruskan pandangan ke tempat sujud sholat.

3. Takbiratul Ihram

sumber: https://www.sekutukeadilan.com

Maksud takbiratul ihram adalah melafadzkan kalimat takbir “Allahu Akbar”, sambil mengangkat kedua tangan sebagaimana pada sholat wajib. Ucapan takbir tidak bisa diganti dengan kalimat lain, walaupun memiliki makna yang sama.

4. Membaca Surah Al-Fatihah

Pembacaan Surah Al-Fatihah wajib hukumnya, dilakukan setelah melakukan niat dan takbiratul ihram. Meskipun hukumnya sunnah, akan lebih baik apabila sebelum memulai membaca Surah Al-Fatihah membaca doa iftitah.

Setelah Membaca Surah Al-Fatihah, juga disunnahkan untuk membaca surah-surah pendek yang ada di dalam Al-Qur’an seperti Al-Ikhlas, An-Nas, Al-Falaq, atau surah lainnya.

4. Rukuk dan I’tidal

sumber: https://www.sekutukeadilan.com

Rukuk dilakukan dengan cara membungkukkan badan, dimana posisi tangan berada di lutut. Posisi tubuh ketika rukuk membentuk sudut sembilan puluh derajat, sehingga punggung bisa lurus (posisi rata-rata air).

sumber: https://www.sekutukeadilan.com

Posisi bangkit dari rukuk disebut I’tidal. Gerakan I’tidal diikuti dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga, seraya membaca kalimat berikut:

5. Sujud

sumber: https://pasberita.com

Setelah i’tidal selesai, lakukan gerakan sujud yang diiringi dengan pelafadzan takbir “Allahu Akbar”, dilakukan beriringan dengan perubahan posisi dari berdiri setelah i’tidal ke posisi sujud. Doa sujud dilakukan sebanyak tiga kali.

Berdasarkan tata cara sholat yang ada, tujuh bagian tubuh berikut harus menyentuh tempat posisi sujud sholat, yaitu:

  1. Telapak tangan kanan.
  2. Telapak tangan kiri.
  3. Lutut kanan.
  4. Lutut kiri.
  5. Jari-jari dan ujung kaki kanan.
  6. Jari-jari dan ujung kaki kiri.
  7. Dahi sekaligus hidung.

6. Duduk Di Antara Dua Sujud

sumber: https://pasberita.com

Dalam tata cara sholat, setelah sujud pertama kita dianjurkan duduk bersimpuh sebelum dilanjutkan sudut ke dua. Doa dalam posisi duduk di antara dua sujud adalah sebagai berikut:

Setelah itu, kita kembali berdiri untuk melakukan rakaat kedua. Gerakan dan bacaan rakaat kedua sama sebagaimana rakaat pertama.

7. Duduk Tasyahud Akhir

sumber: https://pasberita.com

Setelah selesai melakukan sujud pada rakaat kedua. Maka gerakan selanjutnya adalah duduk tasyahud. Duduk tasyahud akhir dilakukan dengan cara menyentuhkan pantat langsung ke lantai sholat, dimana kaki kiri dimasukkan ke bawah kaki kanan.

Perlu digaris bawahi, bahwa dalam posisi duduk tasyahud akhir posisi jari-jari kaki kanan tetap menekan ke lantai sholat. Bacaan dalam posisi tasyahud akhir adalah sebagai berikut:

Bacaan Latin doa tasyahud akhir:

8. Salam

sumber: https://www.sekutukeadilan.com

Dalam tata cara sholat, pengucapan salam adalah wajib. Salam bisa dilakukan sekali dengan diikuti gerakan menoleh ke kanan, bisa juga  dua kali dengan ditambah pengucapan salam sekali lagi diikuti gerakan menoleh ke sebelah kiri.

Hukum salam pertama adalah wajib, sedangkan sunnah untuk salam ke dua.

Pengucapan salam di akhir sholat, dibagi menjadi empat model:

  1. Menolehkan wajah ke sebelah kanan sambil mengucapkan “Assalamu’alaikum warahmatullah”, kemudian diulangai lagi sambil menoleh wajah ke sebelah kiri “Assalamu’alaikum warahmatullah”.
  2. Menolehkan wajah ke sebelah kanan sambil mengucapkan “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh”, kemudian diulangai lagi sambil menoleh wajah ke sebelah kiri “Assalamu’alaikum warahmatullah”.
  3. Menolehkan wajah ke sebelah kanan sambil mengucapkan “Assalamu’alaikum warahmatullah”, kemudian diulangai lagi sambil menoleh wajah ke sebelah kiri “Assalamu’alaikum”.
  4. Menolehkan wajah ke sebelah kanan sambil mengucapkan “Assalamu’alaikum”. Salam model ke empat hanya dilakukan sekali ke arah kanan.

9. Tertib/ Urut

Semua rukun didalam sholat mulai dari niat hingga salam, haruslah dilakukan dengan tertib. Dilakukan sesuai urutannya, tidak boleh diacak .

Perlu diperhatikan, bahwa setiap gerakan di dalam shalat hendaknya dilakukan secara thuma’ninah. Tuma’ninah adalah keadaan tenang di dalam melakukan setiap gerakan, atau dengan kata lain tidak terburu-buru.

Doa Sholat Tahajud

Bacaan latin doa sholat tahajud:

Begitu banyak keutamaan dan fadhilah dari sholat tahajud. Besar harapan kami, dengan adanya rangkuman panduan tata cara sholat tahajud ini. Tahajud yang kita kerjakan bisa sesuai dengan syarat sah sholat yang ada.

Semoga bisa bermanfaat dan mampu berkonrtibusi menambah wawasan kita.

Leave a Comment